PUISI
ALASAN DEWASA
Saat tiada hari terbagi..
Aku bukanlah mimpi..
Dan aku bukanlah nyata..
Karena aku adalah hampa..
Tapi setelah kau ada..
Aku menjadi sebuah impian..
Dan aku adalah kenyataan hidup..
Yang mencoba dewasa..
Dan tetap menjadi dewasa...
Dalam menghadapi dunia..
Berlari mengejar langit..
Serta menuntunmu tuk berdiri..
Berdiri di atas likuan hidup..
Saat aku ada disini..
Usah kau merasa sendiri..
Aku ada untuk sandarkan bebanmu...
karena......
Kau alasanku untuk dewasa..
Dan aku tak sanggup melihatmu terluka...
Aku kan coba tuk Berdiri di depanmu..
Coba teduhkan jiwamu..
Disaat sinar mentari terlalu menyengat...
HAMPA
Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti
Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti
(chairil anwar)
CAHAYA BULAN
CAHAYA BULAN
Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta
Cahaya bulan menusukku
Dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagaikan letusan berapi
Membangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban kegelisahan hati
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta
Cahaya bulan menusukku
Dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagaikan letusan berapi
Membangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban kegelisahan hati
( OST Soe Hok Gie )
PEMBERONTAKAN
Bukit-bukit di negeriku kini tenggelam oleh darah dan air mata
Apa yg dapat dilakukan oleh seorang anaknya yang merantau untuk masyarakatnya yang sengsara?
Apa pula gunanya keluh-kesah seorang penyair yang sedang tidak di rumah?
Seandainya rakyatku mati dalam pemberontakan menuntut nasibnya,
Aku akan berkata: "Mati dalam perjuangan Lebih mulia dari hidup dalam penindasan"
Tapi rakyatku tidak mati sebagai pemberontak
Kematian adalah satu-satunya penyelamat mereka,
Dan penderitaan adalah tanah air mereka
Ingatlah saudaraku,
Bahwa koin yang kau jatuhkan
Ke atas telapak tangan yang mengulur di hadapanmu,
Adalah satu-satunya jembatan yang menghubungkan kekayaan hatimu dengan cinta di hati Tuhan.
Apa yg dapat dilakukan oleh seorang anaknya yang merantau untuk masyarakatnya yang sengsara?
Apa pula gunanya keluh-kesah seorang penyair yang sedang tidak di rumah?
Seandainya rakyatku mati dalam pemberontakan menuntut nasibnya,
Aku akan berkata: "Mati dalam perjuangan Lebih mulia dari hidup dalam penindasan"
Tapi rakyatku tidak mati sebagai pemberontak
Kematian adalah satu-satunya penyelamat mereka,
Dan penderitaan adalah tanah air mereka
Ingatlah saudaraku,
Bahwa koin yang kau jatuhkan
Ke atas telapak tangan yang mengulur di hadapanmu,
Adalah satu-satunya jembatan yang menghubungkan kekayaan hatimu dengan cinta di hati Tuhan.
( Khalil Gibran)
PENCARIAN
Kucari cinta di matamu
Aku tak sanggup mencari cinta di bias kata-katamu
Aku tak berdaya mengais cinta di rimba tingkah dan perbuatanmu
Kucari cinta di matamu
Di sudut kerling hingga di hamparan samudra pandanganmu
Aku berharap dapat menemukan buih-buih cinta di situ
Namun kini aku ragu
Beribu-ribu masa,aku berdiri di tepi samudra pandanganmu
Namun aku belum mengerti dimana buih itu
Aku tak sanggup mencari cinta di bias kata-katamu
Aku tak berdaya mengais cinta di rimba tingkah dan perbuatanmu
Kucari cinta di matamu
Di sudut kerling hingga di hamparan samudra pandanganmu
Aku berharap dapat menemukan buih-buih cinta di situ
Namun kini aku ragu
Beribu-ribu masa,aku berdiri di tepi samudra pandanganmu
Namun aku belum mengerti dimana buih itu
0 komentar :
Formulir Kontak
Popular Posts
-
Ada sebuah trik untuk membuat blogger kamu memiliki mobile version. Maksudnya Mobile Version di sini adalah tampilan Blogger anda a...
-
Ketika kita menatap bintang di langit malam, kita dihadapkan pada kubah raksasa yang disebut bola langit. Orang yunani kuno membagi bola lan...
-
Planet Mirip Bumi Ditemukan Di Luar Tata Surya Beberapa ahli astronomi telah menemukan planet berbatu ...
-
Astronomi , yang secara etimologi berarti " ilmu bintang ", adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang ...
-
Sheila On 7,Grup yang berdiri pada 6 Mei 1996 ini pada awalnya adalah sekumpulan anak-anak sekolah dari beberapa SMA di Yogyakarta. Di awa...
-
JIKA jarak bumi-matahari dipendekkan jadi 1 m, bintang terdekat baru ditemukan pada jarak sekitar 30 km. Maka di antara bumi dan matahari ...
-
SUDAH lama diketahui, perjumpaan awan tebal dan tata surya akan menimbulkan “sesuatu” pada sistem keplanetan kita. Tahun 1975, ini astrono...
-
SLEMAN, KOMPAS.com — Lingkaran raksasa yang terbentuk di kawasan pertanian Jogotirto, Berbah, Sleman, menjadi topik perbincangan ...
-
Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur'an, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam ...
-
Hujan meteor Quadrantid adalah salah satu hujan meteor yang terbaik dalam setahun. Jumlah meteor mencapai 100 buah per jam. Asal radian da...
statistics
Share this Post
Contributors
Diberdayakan oleh Blogger.